Perbedaan Antara Insan Dengan Malaikat

Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat
Ilustrasi seorang manusia

– Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepadamu.” (Hadits riwayat Muslim)

Dari hadits tersebut sanggup diketahui bahwa asal kejadian diciptakannya makhluk-makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala, yakni malaikat diciptakan dari cahaya, jin dari api, serta insan diciptakan dari tanah, sebagaimana terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’minun ayat 12: “Dan dengan bersama-sama Kami ciptakan insan dari sari pati tanah.”

Perbedaan insan dengan malaikat menurut sifat-sifatnya

Adapun beberapa sifat yang membedakan antara insan dengan malaikat, yaitu sebagai berikut.

Semua malaikat taat, berbakti, dan takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka tidak pernah mengingkari, berbuat dosa, dan durhaka kepada-Nya. Malaikat hanya dibekali logika saja, dan tidak dibekali nafsu, sehingga ketakwaan mereka kepada Allah tidak terganggu oleh sesuatu apapun.

Di pihak lain, insan yaitu makhluk yang dibekali dengan logika dan nafsu. Terkadang ia taat, berbakti, dan takwa, terkadang juga ia sanggup berbuat dosa dan atau durhaka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketakwaannya tidak pernah stabil (imannya naik turun).

Malaikat tidak berjenis kelamin, sedangkan insan terdiri dari dua jenis kelamin, yaitu pria dan perempuan. Oleh alasannya yaitu itu, malaikat tidak mempunyai nafsu syahwat atau birahi serta tidak melaksanakan hubungan biologis. Adapun insan mempunyai nafsu syahwat terhadap lawan jenisnya dan sanggup berkembang biak dengan melaksanakan hubungan biologis sehingga menghasilkan keturunan dan mengalami siklus kehidupan, di mana insan akan mati dalam jangka waktu tertentu.

Malaikat berbadan halus atau gaib. Oleh alasannya yaitu itu malaikat tidak membutuhkan hal-hal yang bersifat bahan menyerupai makan, minum atau bahkan tidur. Adapun insan selain mempunyai jiwa atau tubuh halus juga mempunyai tubuh berangasan (materi). Oleh alasannya yaitu itu, insan membutuhkan makan, minum dan tidur serta yang lainnya yang bersifat kebendaan.

Perbedaan insan dengan malaikat menurut kiprah dan kewajibannya

Manusia diberi kiprah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai khalifah (pengganti) di bumi. Sebagai khalifah, insan berkewajiban mengelola bumi beserta isinya. Dalam menjalankan tugasnya, insan dibekali oleh Allah dengan logika dan nafsu, serta dibimbing oleh wahyu Allah. Tanpa akal, insan mustahil sanggup berpikir dan sanggup mengetahui bagaimana mengelola bumi. Tanpa nafsu insan tidak akan mempunyai gairah hidup. Namun dengan logika dan nafsu saja, insan sanggup tersesat sehingga insan membutuhkan petunjuk yakni bimbingan dari Allah.

Adapun malaikat diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan kiprah dan kewajiban masing-masing. Ada malaikat yang tugasnya memikul Arsy (makhluk Allah yang paling tinggi, berupa singgasana menyerupai kubah yang mempunyai tiang-tiang yang dipikul dan dikelilingi oleh para malaikat). Kemudian ada malaikat yang mempunyai kiprah dan kewajiban yang sangat bersahabat kaitannya dengan manusia. Diantaranya :

1. Jibril, bertugas memberikan wahyu kepada para nabi dan rasul Allah.

2. Mikail, bertugas mengurusi kesejahteraan makhluk, contohnya mengurusi dan mengalirkan hujan (rezeki) ke daerah-daerah yang diperintahkan atau dikehendaki oleh Allah.

3. Malaikat yang bertugas meniup sangsangkala yang menandai datangnya hari simpulan zaman besar (kubro) kelak. Tiupan pertama akan mengejutkan seluruh makhluk, tiupan kedua mematikan makhluk, tiupan ketiga membangkitkan insan untuk menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.

4. Malaikat janjkematian yang bertugas mencabut nyawa insan dan semua makhluk hidup lainnya.

5. Munkar dan Nakir, yaitu 2 malaikat yang ditugaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menanyai insan di alam kubur.

6. Raqib dan Atid, yaitu 2 malaikat yang ditugaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala mencatat amal perbuatan insan sehari-hari. Perbuatan baik dicatat oleh malaikat Raqib yang berada di sebelah kanan manusia, dan amal jelek dicatat oleh malaikat Atid yang berada di sebelah kiri manusia.

7. Malaikat penjaga neraka, bertugas menjaga neraka dan memimpin para malaikat penyiksa penghuni neraka. Malaikat ini juga dikenal dengan malaikat Zabaniyah.

8. Malaikat penjaga surga, bertugas menjaga nirwana dan memimpin para malaikat pelayan surga.

Perbedaan insan dengan malaikat menurut derajat dan kedudukannya

Dari semua makhluk yang di ciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala, insan merupakan makhluk yang paling mulia, sehingga kedudukan malaikat pun di bawah derajat yang dimiliki manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan bersama-sama telah Kami muliakan belum dewasa Adam, Kami angkat mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang tepat atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 70)

Jika malaikat hanya di beri akal, insan dikaruniai logika dan juga nafsu. Manusia yang sanggup mengendalikan nafsunya dengan baik akan menerima evaluasi tinggi di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebaliknya, insan yang tidak sanggup mengendalikan hawa nafsunya, maka derajatnya akan lebih rendah dari binatang.

Nah, itulah artikel wacana “Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat”. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, sanggup menghubungi Admin di hidangan yang telah tersedia 🙂 Semoga artikel ini bermanfaat dan sanggup membawa efek yang baik. Wallahu a’lam bisshawab

“Gambar dan isi goresan pena di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari aneka macam sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu berguru untuk mengambil sisi positifnya ya sob!”

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Diantara hal yang membedakan insan dengan malaikat